Tampilkan postingan dengan label Minho. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minho. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 September 2010

(Drabble) Why?

hohoho...
Aku balik lagi ditengah-tengah ujian Mid Semester...
kali ini aku bawa drabble!!
belum pada tau drabble ya??
Drabble itu semacam Fanfiction yang pendek...
Ok, daripada lama-lama mending langsung dibaca aja ya!!


WHY?
 CAST:
Minho SHINee
Krystal f(x)

Genre:
Comedy *?* 

 
Minho POV

Hari masih pagi saat aku menuju halte bus untuk pergi ke sekolah. Tapi, ada yang aneh selama perjalananku menuju halte bus. Entah mengapa semua orang yang kutemui saat menuju halte bus menatapku dengan aneh lalu berbisik dan dilanjutkan dengan tertawa. Ya ampun apa ada yang aneh dengan gayaku?? Tapi, aku hanya memakai seragam sekolah yang biasa aku gunakan untuk ke sekolah.

“Haish… apa-apaan mereka?” gerutuku.

Tak sampai lima menit aku menunggu, bus yang menuju sekolahku sudah sampai. Aku segera masuk ke bus dan duduk tepat di depan pintu bus. Dan benar saja semua orang yang naik ke bus itu menatapku dengan aneh lalu tertawa. Hei! Sebenarnya apa yang terjadi? Apa pakaianku hari ini aneh? Kurasa tidak, aku hanya menggunakan seragam sekolah!


**~~~**


Aku berjalan menuju gedung sekolah yang bisa dibilang cukup jauh dari halte bus terdekat. Tatapan aneh orang-orang itu tak berhenti sampai di bus saja. Sampai di gedung sekolahpun orang-orang masih menatapku dengan aneh dan dilanjutkan dengan tertawa. Haish!!! Kenapa mereka??? Apa mereka tak pernah melihat pria tampan sepertiku?? Sampai-sampai mereka menatapku dengan pandangan aneh mereka, lalu berbisik di belakangku.


“Minho!!” aku mendengar seseorang memanggil namaku.

Aku tahu betul suara siapa itu, itu pasti Krystal, teman masa kecilku. Aku langsung menoleh kearahnya dan segera berjalan menuju kearahnya.

“Krystal, apa kau tahu mengapa mereka menatapku dengan aneh?” tanyaku sambil menunjuk kearah orang-orang yang ada di koridor sekolah. “itu… sebenarnya aku tadi dengar dari temanku kalau kau…”

“ada apa denganku?? Apa penampilanku aneh??? Atau apa mereka tak pernah melihat orang tampan sepertiku???” aku memotong ucapan Krystal cepat. “itu… itu… celanamu…” Krystal menjawabnya dengan terbata-bata dan dengan wajah yang memerah. “memangnya kenapa dengan celanaku??? Inikan hanya celana sekolah biasa” ucapku cepat sambil melihat celana yang kukenakan. “sebenarnya… re… retsletingmu tidak terkunci…” jawab Krystal sambil memalingkan wajahnya cepat.

“APAAAAAA???” pekikku sambil melihat retsleting celanaku dan segera menutupnya.

“hah… jadi karena ini… TIDAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAK” pekikku lebih kuat dan dengan perlahan pandanganku mulai gelap dan… BRUUUK… 

Aku tak ingat apa-apa lagi.

THE END

Yak! Bagaimana ceritanya????
baguskah? lucukah? atau norakkah??

NO SILENT READERS 

Minggu, 16 Mei 2010

FF Rain In Your Eyes Part 2

Yo!!!!
aq balik lagi nich!!!!
masih ngelanjutin ep-ep yg kmaren...


dripada pnjang lebar mending langsung dibaca aja dah!!!
Cekidot!!!

Rain In Your Eyes


Cast:
Song Seul Rin a.k.a Author
Key a.k.a Kim Kibum SHINee
Taeyeon a.k.a Taeyeon SNSD
New Cast: 
Minho a.k.a Choi Minho SHINee


Hujan masih mengguyur kota Seoul tanpa henti. Seulrin duduk di pendopo sekolah menunggu jemputannya. Ia tampak menundukkan kepalanya, wajahnya tampak sedu. “apa kau begitu membenci hujan?” Tanya Key seraya duduk disamping Seulrin. “Key?” Seulrin terkejut saat melihat Key duduk disampingnya. “nih” Key menyodorkan coklat hangat pada Seulrin. “gomawo” jawab Seulrin mengambil coklat dari tangan Key.

       “aku sudah dijemput” kata Key seraya berdiri dan berjalan menuju mobil BMW hitam. “hm, kalo kau memang begitu benci pada hujan, kau bisa memanggilku saat hujan turun. Kapan pun itu.” Key berhenti sejenak lalu masuk ke mobilnya.


       Seminggu berlalu dan hujan tak pernah turun lagi. Tapi, berbeda dengan hari ini. Hari ini hujan turun dengan derasnya, Seulrin terduduk di bangku pendopo. Ia mengamati semua jemarinya yang memegangi  handphone. “kenapa aku harus menunggu sendirian ditengah hujan?”gerutu Seulrin kesal saat menyadari tinggal dirinya seorang yang ada di pendopo sekolah. “hh…” ia menghembuskan nafas berat. Pikirannya terbang menuju kejadian seminggu yang lalu, dimana Key berjanji padanya bahwa ia akan datang kapanpun Seulrin memanggilnya. Hm… Key ya? Pikir Seulrin seraya mengetik sebuah sms.

       Trrt… Key merasakan handphone-nya bergetar. Ia merogoh saku celananya, ternyata sebuah sms. Ia membaca sms tersebut, tiba-tiba mukanya berubah penuh dengan raut kecemasan. Ia mulai menekan beberapa tombol di handphone-nya dan menempelkannya di telinga kanannya.

“yoboseyo” jawab seseorang di seberang. “kau dimana?” Tanya Key seraya keluar dari game centre. “ehm.. di sekolah” jawab orang di seberang. “ok, kalau begitu aku akan segera kesana!” balas Key seraya berlari ke mobilnya.

       Key memarkirkan mobilnya tepat di depan kursi yang diduduki Seulrin. Ia keluar dan berjalan mendekati Seulrin. “Key? Kau benar-benar datang?” kaget Seulrin. “hm, aku hanya menepati janjiku saja kok!” jawab Key cepat.


       Sepuluh menit berlalu tanpa percakapan sedikitpun dari keduanya. “gomawo” ucap Seulrin memecahkan keheningan. “untuk apa?” Tanya Key heran. “karena sudah menemaniku” jawab Seulrin seraya berdiri dan berjalan ke arah mobil yang baru saja datang untuk menjemputnya. “annyeonghigyeseyeo…” ucap Seulrin sambil melambaikan tangannya.

       Sebulan kemudian…

       “annyeonghaseyeo…” sapa Miss. Park saat memasuki kelas 1-2, kelas Seulrin dan Key. “annyeonghaseyeo seonsaengnim…”  balas para murid. “baiklah, sebelum pelajaran dimulai saya ingin memperkenalkan seorang murid baru.” Kata Miss. Park lagi seraya memanggil  murid baru itu. Tiba-tiba, suasana kelas mulai riuh. Para murid sudah mulai menerka siapa murid baru itu. Dan saat murid baru itu masuk ke dalam kelas…

       “KYAA!!!” para murid perempuan mulai histeris ketika melihat seorang ‘makhluk tampan’ sedang berdiri di depan kelas mereka. “tenang anak-anak!” Miss. Park mencoba menenangkan muridnya. “silahkan perkenalkan dirimu” kata Miss. Park mempersilahkan si ‘makhluk tampan’ itu memperkenalkan diri.

       “Annyeonghaseyeo, perkenalkan namaku Choi Minho. Aku pindahan dari Jepang. Semoga kita dapat berteman dengan baik.” Kata si ‘makhluk tampan’ yang bernama Minho itu memperkenalkan dirinya dengan senyum yang membuat seluruh murid perempuan di kelas 1-2 hampir pingsan kecuali Seulrin. Seulrin tidak terpesona dengan ketampanan Minho yang dapat membuat seluruh gadis di kelasnya hampir pingsan. Tapi, ia hanya melongo kaget melihat Minho.

       “Minho-ssi, kau duduk dibelakang Seulrin, dan jika kau memerlukan sesuatu kau bias bertanya pada ketua kelas.” Kata Miss. Park lagi sambil menunjuk Seulrin dan Key bergantian.

       Disaat jam pelajaran Seulrin sempat sesekali mencuri pandang pada Minho, dan saat mata mereka saling bertemu Seulrin menunjukkan ekspresi muka yang tak biasa  “Seulrin!” Key memanggil Seulrin. Ia heran mengapa Seulrin selalu mencuri pandang pada Minho. “Ya! Seulrin!” panggil Key lagi karena Seulrin tak menanggapi panggilan pertamanya. “eh, mwo?” Tanya Seulrin terkejut saat namanya dipanggil. “kenapa kau selalu meoleh ke belakang?” Tanya Key heran. “a… aniyo” jawab Seulrin. “apa kau mengenalnya?” Tanya Key seraya menunjuk Minho. “ne.” Seulrin tersenyumtipis. “apa hubungannya denganmu?” Tanya Key lagi masih menunjuk Minho. “Oh, sebenarnya dia…”
 
*Tbc* 

No Silent Readers!!!
You better not be Silent Readers....

sok atuh commentnya.... 

Sabtu, 08 Mei 2010

New FF Rain In Your Eyes Part 1

Annyeong....
Author aneh balik lagi dengan FF yang aneh pula.....

yasud daripada panjang lebar mending langsung dibaca aja...
Cekidot!!!!!!!

Rain In Your Eyes 

Glegerr… *author ga tau suara petir gimana*  
Suara petir bergema dimana-mana. Seulrin terduduk di atas tempat tidurnya. Ia menutup kedua telinganya, ia masih menangis. Ia teringat kejadian 10 tahun lalu, keajadian dimana hujan mengguyur kota Seoul yang mengakibatkan kedua orang tuanya meninggal.

**********

Hujan masih mengguyur kota Seoul. Seulrin duduk di tempat tidur UKS. Matanya merah, tapi ia tidak menangis kepalanya hanya tertunduk. Ia teringat kejadian 10 tahun lalu. “apa kau sudah baikan?” Tanya Taeyeon sang penjaga UKS. “ya, Onnie” jawab Seulrin singkat.
BRAAK…
Seseorang membanting pintu UKS. "Ya, Song Seulrin! kenapa kau selalu merepotkanku? Kau tahu aku selalu disuruh mencarimu saat kau bolos pelajaran!” kata orang itu kesal. “Huh Key! Sudah berapa kali kukatakan padamu agar tidak membanting pintu UKS?” kata Taeyeon seraya menjewer telinga adiknya itu. “aduh! Noona kau pikir jeweranmu itu tak sakit apa?” erang Key kesakitan. “itukan salahmu sendiri! Lagipula, ngapain kamu kesini?” Tanya Taeyeon seraya melepaskan tangannya dari telinga Key. “Aku disuruh mencarinya!” Key menunjuk Seulrin dengan dagunya.
Seulrin masih duduk di tempat tidur UKS. Ia tak beranjak sedikitpun walaupun ia sudah tahu maksud Key. “Ya! Apa kau tak mendengar ucapanku?” Key mengalihkan pandangannya pada Seulrin. “ayo cepat kembali ke kelas!” katanya lagi seraya menarik tangan Seulrin. “Ya! Apa sih sebenarnya maumu?” Tanya Key kesal karena Seulrin tidak beranjak dari tempatnya duduk. “bukan urusanmu!” jawab Seulrin ketus dan berlari keluar UKS. “Seulrin!” teriak Key mulai berlari mengejar Seulrin. Tapi, belum sempat ia melangkahkan kakinya, langkahnya terhenti ketika Taeyeon menarik tangannya. Key menatap kakak semata wayangnya itu tapi, Taeyeon tak berkata sepatah katapun. Ia hanya menggelengkan kepalanya. “Noona? Apa noona tahu sesuatu?” Tanya Key bingung dengan sikap kakaknya itu. “hm… mungkin bisa dibilang begitu” jawab Taeyeon singkat. “kalau begitu ayo ceritakan padaku Noona” kali ini Key menarik tangan Taeyeon dan mengajaknya duduk di kasur UKS. Ia penasaran akan rahasia yang disimpan kakaknya itu. Rahasia tentang masa lalu suram yang dialami Seulrin. “baiklah, sebenarnya…”


*Tbc*


sok atuh dicomment.... 

NO SILENT READER