Tampilkan postingan dengan label Taeyeon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taeyeon. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2012

[TEASER] The Camera Part 3

Akhirnya, setelah menimbang-nimbang. Aku mutusin buat mosting teaser buat ff The Camera yang kayaknya udah setengah tahun lebih gak update... :3 yah, sekalian aja tanda sorry buat yang masih setia nungggu ni ff... 
Oke!!! semuanya merapat~ udah mau dimulai nih~

Kamis, 21 Juli 2011

The Camera Part 2

Annyeong~ ^^


The Camera


Cast

Kim Taeyeon – SNSD

Park Jungsoo (Leeteuk) – Super Junior

Kim Hyoyeon – SNSD

 Kim Heechul – Super Junior

Genre: Whatever You Say 

Rating: PG-13

Length: ?
Disclaimer: All casts isn't mine, but the story is mine

Kamis, 07 Juli 2011

The Camera Part 1

Annyeong haseyo~
Akhirnya ku mutusin buat publish FF juga :D Kalo ceritanya aneh ato gaje, ya biarin aja ya^^ *apaan sih?*
yang baca, yang liat, yang numpang lewat, semuanya wajib komen!!



The Camera


Cast

Kim Taeyeon – SNSD

Park Jungsoo (Leeteuk) – Super Junior

Kim Hyoyeon – SNSD

 Kim Heechul – Super Junior

Genre: Whatever You Say

Rating: PG-13

Length: ?

Disclaimer: All casts isn't mine, but the story is mine
               
         

Minggu, 16 Januari 2011

FF Oneshot: Shining Star

Annyeong readers setiaku!!!!!!!!!! 
*readers: hah??? setia??? adanya mah seketek!*
gak terasa author dah 4 bulan hiatus...
ckckck...
oke daripada kelamaan mending langsung baca dah!
Cekidot! 

Shining star

Cast:
Park Jung Soo -Leeteuk- Super Junior
Kim Taeyeon SNSD
Sunny SNSD
Park Soo Yun *author juga pengen eksis*
Genre: romace *?*
Rating: PG-13
Length: Oneshot
Disclaimer: All casts isn't mine, but the story is mine

Kamis, 21 Oktober 2010

Foto Konsep SNSD di 3rd Mini Album

Baru-baru ini SMEnt memposting foto-roto terbaru SNSD untuk THE 3rd MINI ALBUM.
Let's check it out!















 Kelihatan lebih seksi ya.... Taeyeon aja kelihatan beda banget....=,=

Rabu, 06 Oktober 2010

FF ONESHOOT: 30 MINUTES

Annyeong!!!
Onniedeul, Oppadeul, Dongsengdeul, cingudeul!!!!!!!!!
Akhirnya setelah semedi selama 1 minggu lebih di depan komputer akhirnya author kembali juga dengan ff baru!!!
Ni ff author buat karena author lagi tergila-gila ama TaeTeuk Couple!
Jadi, kalo ada yang ngga suka ama castnya, anggap aja cast cwek/cwoknya adalah kalian!
ok?


Chek it out!

30 MINUTES
Cast:
Kim Taeyeon SNSD
Park Jung Soo Super Junior

Min Sunye Wonder Girls
Yesung Super Junior
Author : Selly a.k.a Song Seul Rin
Length : One Shoot
Genre : Romantic


                Taeyeon duduk di bangku belakang sekolahnya. Ia menatap danau yang berkilauan tertempa sinar matahari. Ia hanya duduk sambil memegangi bekalnya yang ia bawa dari rumah.
SRAAK… SRAAK SRAAK...
                Taeyeon menoleh kearah semak-semak dibelakangnya tempat suara itu berasal. “siapa disana?” Taeyeon bertanya kearah semak-semak itu. “…” Tapi tak ada jawaban. Merasa tak ada jawaban ia kembali melihat kearah danau.
SRAAK SRAAK SRAAK…
                Suara itu terdengar lagi dan dengan cepat Taeyeon menoleh kearah semak-semak itu lagi. Tiba-tiba mata Taeyeon terbelalak saat melihat seseorang keluar dari semak-semak itu.
“Euuh… sudah lama aku tidak kesini…”
Seorang pria berdiri sambil meregangkan kedua tangannya. Taeyeon yang melihat itu langsung membalikkan kepalanya, ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.
                Omo… kenapa dia ada disini? Bukannya tak pernah ada orang yang datang kesini? Lagipula kenapa orang itu yang datang? Kenapa yang datang harus Park Jung Soo? Kenapa harus seorang idola sekolah yang harus datang kesini? Gumam Taeyeon dalam hati. Jantungnya berdetak dengan kencang.
“hm? Hei, apa yang kau lakukan disini?” Tanya orang yang bernama Park Jung Soo itu, atau yang lebih dikenal dengan dengan Leeteuk.
“a… ani, sunbae…” jawab Taeyeon tanpa menatap wajah Leeteuk, kakak kelasnya. Ia hanya membuka kotak bekalnya.
                Baru saja Taeyeon memasukkan sepotong telur gulung kedalam mulutnya, tiba-tiba…
“wah… kau bawa telur gulung ya?” terdengar suara Leeteuk yang agak kuat. ”hm, sudah lama aku tidak makan telur gulung”katanya lagi sebelum Taeyeon sempat menjawab pertanyaannya. Leeteuk terus menatap kotak bekal yang ada di tangan Taeyeon.
“mau?” Tanya Taeyeon pelan karena merasa bekalnya terus dilihat oleh Leeteuk. Tentu saja dengan menyodorkannya. “mwo? Lalu kau?” Tanya Leeteuk heran. “aku tidak lapar” Taeyeon memalingkan wajahnya kearah danau lagi.
“benarkah?” Leeteuk memastikan.
“kalau sunbae tidak mau ya sudah…” Taeyeon menarik kembali tangannya yang memegang kotak bekal. Tapi, baru saja Taeyeon menarik tangannya tiba-tiba tangan Leeteuk langsung memegang tangan Taeyeon. “aku mau kok” kata Leeteuk nyengir yang berhasil mengeluarkan lesung pipinya.

“aupua uinui buatuanmu?” Tanya Leeteuk dengan mulut yang penuh, mungkin kalau diartikan jadi –apa ini buatanmu?–
“ne, sunbae. Kenapa? Apa tidak enak?” Tanya Taeyeon hati-hati. “Tuiduak kwok, uinui uenuak” jawab Leeteuk masih dengan mulut yang penuh. Taeyeon yang melihat itu hanya bersemu merah dan memalingkan wajahnya dari arah Leeteuk.
“besok bawakan aku bekal lagi ya!” kata Leeteuk lagi seraya tersenyum manis kearah Taeyeon, manis semanis-manisnya. Mungkin itu yang membuatnya jadi idola sekolah. *Oppa narsis ah…*
                Deg! Ya ampun… kenapa ini? Jantungku… batin Taeyeon dalam hati sambil memegang dadanya.
“makananmu enak, aku suka. Gomawo…” Leeteuk kembali tersenyum sambil melangkah kembali kegedung sekolah. “Ya Tuhan… kumohon jangan bilang kalau aku… aku… aku telah menyukainya…” Taeyeon bergumam sendiri sambil terus memegangi dadanya.
~~***~~
“TAEYEON!!!” terdengar suara yang sangat nyaring dari koridor sekolah. Taeyeon langsung melihat kearah asal suara. Ia tahu betul suara siapa itu. “kau tidak perlu berteriak seperti itu, Sunye!” kata Taeyeon kepada sahabat karibnya itu. “kemana saja kau kemarin? Kau tahu gara-gara kau bersembunyi saat istirahat Yesung selalu mengikutiku tahu!” Sunye langsung menghujamkan berbagai kata kearah Taeyeon. “lalu, apa hubungannya denganku?” Tanya Taeyeon polos. “Kim Taeyeon! Apa kau sudah pikun? Apa kau lupa dengan penggemarmu sendiri?” Tanya Sunye dengan mata yang melotot. “aku ingat kok. Tapi, yang aku Tanya apa hubungannya denganku, bukan soal siapa dia” Taeyeon menunjukkan wajah aegyonya. “Taeng, Yesung mengikutiku karena dia ingin ketemu denganmu. Dia pikir kau bersembunyi da…”
“ah! Aku harus segera pergi” potong Taeyeon cepat saat melihat kearah jam jam.
“Hah?” Sunye hanya melongo mendengarnya. “ ah, dan satu lagi. Tolong urusi dia ya!” ucap Taeyeon seraya menunjuk orang yang berada di ujung koridor dan mulai berlari kecil meninggalkan sahabatnya itu. “Taeng! Jangan buat aku berurusan dengannya lagi…” kata Sunye pasrah saat melihat Yesung berdiri di ujung koridor.
~~***~~
“Chukaeyo!”
Taeyeon mendengar suara orang yang kemarin bertemu dengannya di belakang sekolah saat ia menuruni tangga lantai dua. Dengan pelan ia memberanikan diri untuk melihat keasal suara, kesebuah ruang kelas yang sepi.
“Huwaa! Gomawo, oppa!” teriak seorang gadis sambil memeluk tubuh pria itu erat. Sedangkan pria itu hanya tersenyum dan membalas pelukan itu.
                Hei… siapa gadis itu? Kenapa mereka begitu mesra? Lho… kenapa ini? Kenapa aku… Taeyeon membatin dalam hati saat sadar setetes air bening membasahi kedua pipinya. Ia memegang dadanya, ia merasa sesak dibagian dada.
PRAAK!! 
~~***~~
PRAAK!!
Leeteuk melepaskan pelukannya pada Gyuri. “Oppa? Wae?” Tanya Gyuri saat merasakan tangan Leeteuk melepaskannya. “ani… sepertinya ada oaring diluar” Leeteuk berjalan menuju ambang pintu ruangan itu. Ia tak melihat siapa-siapa tapi, ia hanya melihat serakan telur gulung di depan pintu. “ini…” Leeteuk bergumam sendiri dan mulai merapikan telur gulung tersebut.. “oppa, wae? Kenapa Oppa memunguti itu? Itukan sudah kotor…” Tanya Gyuri seraya menunjuk telur gulung yang sedang dirapikan Leeteuk ke tempatnya. “Ini bukan telur gulung biasa, Gyuri”
~~***~~
                Taeyeon terduduk dibangku belakang sekolah. Ia sibuk mengusap-ngusap matanya yang dibanjiri air matanya sendiri.
Kenapa ini? Kenapa air mataku tidak bisa berhenti? Tanya Taeyeon dalam hati. Ia masih sibuk mengusap kedua matanya yang sudah mulai memerah.
“ada apa Kim Taeyeon? Kenapa kau menangis? Dia bukan siapa-siapamu! Dia hanya kakak kelasmu! Bahkan, kau dan dia tak ada hubungan apa-apa. Jadi, untuk apa kau menangis Kim Tae…” Taeyeon menggantung perkataannya, entah mengapa ia tak dapat melanjutkan ucapannya. Yang ada malah air matanya semakin banyak membasahi kedua pipinya.
“Ya! Kenapa kau membuang makanan seenak ini?”
Seseorang mengagetkan Taeyeon dengan menunjukkan kotak bekal yang dijatuhkannya tadi. Dengan sontak Taeyeon langsung menatap orang itu, dan dengan cepat pula ia langsung memalingkan wajahnya dari pria itu. Ia segera mengelap air matanya yang membasahi kedua pipinya. “bukan, bukan aku” jawab Taeyeon tanpa menatap Leeteuk sedikit pun. Ia berusaha menyembunyikan raut wajahnya. “Benarkah? Lalu kenapa aku bisa membaca namamu disini?”
“m, mwo? Memangnya sunbae tahu namaku?” Tanya Taeyeon ragu-ragu.
“hm, memangnya apa gunanya aku selalu memperhatikanmu dari atap sekolah?” jawab Leeteuk. “mwo? Sunbae selalu memperhatikanku??” Tanya Taeyeon kaget. “a, a, maksudku apa gunanya ada name tag di baju?” jawab Leeteuk gagap. Taeyeon hanya menunduk mendengarnya, malu.
“ya! Kenapa kau membuang makanan ini? Inikan enak!” Tanya Leeteuk lagi sambil memasukkan sepotong telur gulung kemulutnya.*ih… Oppa jorok, udah jatuh masih dimakan aja! Laper apa rakus?*
“eh… itukan sudah jatuh, kenapa sunbae memakannya?” Taeyeon langsung mengambil kotak bekal yang dipegang Leeteuk. “mubasir kalau dibuang. Lagipula ini enak!” jawab Leeteuk sambil mengambil kembali kotak bekal itu dan memasukkan sepotong telur gulung lagi. Taeyeon hanya melihat Leeteuk, dadanya masih terasa sesak saat mengingat hal yang ia lihat tadi. Saat Leeteuk berpelukkan dengan salah seorang teman sekelas Taeyeon, Park Gyuri.
“apa kau melihat yang tadi?” Tanya Leeteuk pelan.
“mwo?”
“saat aku berpelukkan dengan Gyuri” kata Leeteuk lagi. “o, itu, aku, aku…” Taeyeon tak tahu harus menjawab apa. “hahahaha… kau cemburu ya?” goda Leeteuk sambil menatap Taeyeon. “tidak… hanya saja aku merasakan sesuatu yang aneh di dadaku, rasanya sesak” jawab Taeyeon seraya memegang dadanya.
“hha… kau tahu kenapa itu?” goda Leeteuk lagi. Taeyeon hanya menggelengkan kepalang pelan. “Itu tandanya kau ME-NYU-KAI-KU” kata Leeteuk lagi seraya mendongakkan wajah Taeyeon. *Oppa genit ah* “mwo? Aku…”
“Hahahahaha… kenapa wajahmu begitu? Aku menyukai wajah bodohmu itu, Kim Taeyeon” Leeteuk tertawa sambil memegangi wajah Taeyeon dengan kedua tangannya. Wajah Taeyeon langsung memerah saat mendengar pengakuan Leeteuk.
“eh… maksudku…” Leeteuk tersentak saat sadar apa yang ia katakan. “heuh… kalau sudah begini baiklah!’ Leeteuk langsung berdiri di depan Taeyeon.
“Kim Taeyeon, aku, ehm… bagaimana ya mengatakannya?” Leeteuk menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Kim Taeyeon, maukah kau menjadi kekasih Park Jung Soo?” Tanya Leeteuk langsung to the point.
“…” Taeyeon hanya terpaku mendengar ucapan Leeteuk.  “kalau kau tidak mau, tidak apa-apa kok” Leeteuk tersenyum getir. “bukan itu maksudku…” Taeyeon langsung menggelengkan kepalanya. “lalu, apa jawabanmu?” Tanya Leeteuk hati-hati. Taeyeon tampak berpikir sejenak dan ia menganggukkan kepalanya pelan. “Benarkah?” Tanya Leeteuk lagi sambil mengembangkan senyumannya. “ne, sunbae”
Leeteuk langsung memeluk Taeyeon yang masih duduk di bangku itu. “saranghae…” bisik Leeteuk tepat ditelinga Taeyeon. Taeyeon yang mendengarnya hanya mengembangkan sebuah senyum tipis dan menggangguk didalam pelukan Leeteuk. “Lalu, apa hubunganmu dengan Gyuri?” Tanya Taeyeon lagi. Ia ingin memastikan hubungan Leeteuk dan Gyuri agar ia tak akan menyesal dengan pilihannya nanti.
“kau masih memikirkannya ya? Dia adik sepupuku , jadi tenang saja aku tak akan memiliki hubungan special dengannya, Kim Taeyeon” Leeteuk melepaskan pelukannya dari Taeyeon dan menatap dalam mata Taeyeon. Ia berusaha membuat Taeyeon percaya akan perkataannya. “aku percaya, sun…”
“ya! Jangan panggil aku sunbae lagi, panggil aku Oppa!” kali ini Leeteuk memotong ucapan Taeyeon seraya menempelkan jari telunjuknya di bibir Taeyeon. “hm, ne Oppa” jawab Taeyeon seraya mengembangkan senyum manisnya.
~~***~~
5 tahun kemudian…
“hei, kalian tahu disekolah ini ada mitos, lho!” Kata seorang gadis pada temannya saat berjalan di koridor sekolah. “benarkah? Bagaimana mitosnya?” Tanya gadis yang lain. “yang aku tahu, katanya, kalau kita bertemu dengan orang yang kita sukai di danau belakang sekolah dan ngobrol selama 30 menit, maka kita akan jadian dengan orang yang kita sukai!” jawab gadis pertama tadi. “memangnya sudah ada buktinya?” Tanya gadis yang lain. “katanya ada alumni sekolah kita yang sudah mengalaminya! Kalau tidak salah namanya Park Jung Soo dan Kim Taeyeon. Mereka hanya bertemu satu kali saat jam istirahat siang selama 30 menit saja, dan gosipnya sih, esoknya mereka sudah jadian, lho! Jadi, apa kalian masih tidak percaya?” terang si gadis pertama.
~~*THE END*~~


Nah gimana ceritanya???

NO SILENT READER 
 

Minggu, 16 Mei 2010

FF Rain In Your Eyes Part 2

Yo!!!!
aq balik lagi nich!!!!
masih ngelanjutin ep-ep yg kmaren...


dripada pnjang lebar mending langsung dibaca aja dah!!!
Cekidot!!!

Rain In Your Eyes


Cast:
Song Seul Rin a.k.a Author
Key a.k.a Kim Kibum SHINee
Taeyeon a.k.a Taeyeon SNSD
New Cast: 
Minho a.k.a Choi Minho SHINee


Hujan masih mengguyur kota Seoul tanpa henti. Seulrin duduk di pendopo sekolah menunggu jemputannya. Ia tampak menundukkan kepalanya, wajahnya tampak sedu. “apa kau begitu membenci hujan?” Tanya Key seraya duduk disamping Seulrin. “Key?” Seulrin terkejut saat melihat Key duduk disampingnya. “nih” Key menyodorkan coklat hangat pada Seulrin. “gomawo” jawab Seulrin mengambil coklat dari tangan Key.

       “aku sudah dijemput” kata Key seraya berdiri dan berjalan menuju mobil BMW hitam. “hm, kalo kau memang begitu benci pada hujan, kau bisa memanggilku saat hujan turun. Kapan pun itu.” Key berhenti sejenak lalu masuk ke mobilnya.


       Seminggu berlalu dan hujan tak pernah turun lagi. Tapi, berbeda dengan hari ini. Hari ini hujan turun dengan derasnya, Seulrin terduduk di bangku pendopo. Ia mengamati semua jemarinya yang memegangi  handphone. “kenapa aku harus menunggu sendirian ditengah hujan?”gerutu Seulrin kesal saat menyadari tinggal dirinya seorang yang ada di pendopo sekolah. “hh…” ia menghembuskan nafas berat. Pikirannya terbang menuju kejadian seminggu yang lalu, dimana Key berjanji padanya bahwa ia akan datang kapanpun Seulrin memanggilnya. Hm… Key ya? Pikir Seulrin seraya mengetik sebuah sms.

       Trrt… Key merasakan handphone-nya bergetar. Ia merogoh saku celananya, ternyata sebuah sms. Ia membaca sms tersebut, tiba-tiba mukanya berubah penuh dengan raut kecemasan. Ia mulai menekan beberapa tombol di handphone-nya dan menempelkannya di telinga kanannya.

yoboseyo” jawab seseorang di seberang. “kau dimana?” Tanya Key seraya keluar dari game centre. “ehm.. di sekolah” jawab orang di seberang. “ok, kalau begitu aku akan segera kesana!” balas Key seraya berlari ke mobilnya.

       Key memarkirkan mobilnya tepat di depan kursi yang diduduki Seulrin. Ia keluar dan berjalan mendekati Seulrin. “Key? Kau benar-benar datang?” kaget Seulrin. “hm, aku hanya menepati janjiku saja kok!” jawab Key cepat.


       Sepuluh menit berlalu tanpa percakapan sedikitpun dari keduanya. “gomawo” ucap Seulrin memecahkan keheningan. “untuk apa?” Tanya Key heran. “karena sudah menemaniku” jawab Seulrin seraya berdiri dan berjalan ke arah mobil yang baru saja datang untuk menjemputnya. “annyeonghigyeseyeo…” ucap Seulrin sambil melambaikan tangannya.

       Sebulan kemudian…

       annyeonghaseyeo…” sapa Miss. Park saat memasuki kelas 1-2, kelas Seulrin dan Key. “annyeonghaseyeo seonsaengnim…”  balas para murid. “baiklah, sebelum pelajaran dimulai saya ingin memperkenalkan seorang murid baru.” Kata Miss. Park lagi seraya memanggil  murid baru itu. Tiba-tiba, suasana kelas mulai riuh. Para murid sudah mulai menerka siapa murid baru itu. Dan saat murid baru itu masuk ke dalam kelas…

       “KYAA!!!” para murid perempuan mulai histeris ketika melihat seorang ‘makhluk tampan’ sedang berdiri di depan kelas mereka. “tenang anak-anak!” Miss. Park mencoba menenangkan muridnya. “silahkan perkenalkan dirimu” kata Miss. Park mempersilahkan si ‘makhluk tampan’ itu memperkenalkan diri.

       Annyeonghaseyeo, perkenalkan namaku Choi Minho. Aku pindahan dari Jepang. Semoga kita dapat berteman dengan baik.” Kata si ‘makhluk tampan’ yang bernama Minho itu memperkenalkan dirinya dengan senyum yang membuat seluruh murid perempuan di kelas 1-2 hampir pingsan kecuali Seulrin. Seulrin tidak terpesona dengan ketampanan Minho yang dapat membuat seluruh gadis di kelasnya hampir pingsan. Tapi, ia hanya melongo kaget melihat Minho.

       “Minho-ssi, kau duduk dibelakang Seulrin, dan jika kau memerlukan sesuatu kau bias bertanya pada ketua kelas.” Kata Miss. Park lagi sambil menunjuk Seulrin dan Key bergantian.

       Disaat jam pelajaran Seulrin sempat sesekali mencuri pandang pada Minho, dan saat mata mereka saling bertemu Seulrin menunjukkan ekspresi muka yang tak biasa  “Seulrin!” Key memanggil Seulrin. Ia heran mengapa Seulrin selalu mencuri pandang pada Minho. “Ya! Seulrin!” panggil Key lagi karena Seulrin tak menanggapi panggilan pertamanya. “eh, mwo? Tanya Seulrin terkejut saat namanya dipanggil. “kenapa kau selalu meoleh ke belakang?” Tanya Key heran. “a… aniyo” jawab Seulrin. “apa kau mengenalnya?” Tanya Key seraya menunjuk Minho. “ne.” Seulrin tersenyumtipis. “apa hubungannya denganmu?” Tanya Key lagi masih menunjuk Minho. “Oh, sebenarnya dia…”
 
*Tbc* 

No Silent Readers!!!
You better not be Silent Readers....

sok atuh commentnya.... 

Sabtu, 08 Mei 2010

New FF Rain In Your Eyes Part 1

Annyeong....
Author aneh balik lagi dengan FF yang aneh pula.....

yasud daripada panjang lebar mending langsung dibaca aja...
Cekidot!!!!!!!

Rain In Your Eyes 

Glegerr… *author ga tau suara petir gimana*  
Suara petir bergema dimana-mana. Seulrin terduduk di atas tempat tidurnya. Ia menutup kedua telinganya, ia masih menangis. Ia teringat kejadian 10 tahun lalu, keajadian dimana hujan mengguyur kota Seoul yang mengakibatkan kedua orang tuanya meninggal.

**********

Hujan masih mengguyur kota Seoul. Seulrin duduk di tempat tidur UKS. Matanya merah, tapi ia tidak menangis kepalanya hanya tertunduk. Ia teringat kejadian 10 tahun lalu. “apa kau sudah baikan?” Tanya Taeyeon sang penjaga UKS. “ya, Onnie” jawab Seulrin singkat.
BRAAK…
Seseorang membanting pintu UKS. "Ya, Song Seulrin! kenapa kau selalu merepotkanku? Kau tahu aku selalu disuruh mencarimu saat kau bolos pelajaran!” kata orang itu kesal. “Huh Key! Sudah berapa kali kukatakan padamu agar tidak membanting pintu UKS?” kata Taeyeon seraya menjewer telinga adiknya itu. “aduh! Noona kau pikir jeweranmu itu tak sakit apa?” erang Key kesakitan. “itukan salahmu sendiri! Lagipula, ngapain kamu kesini?” Tanya Taeyeon seraya melepaskan tangannya dari telinga Key. “Aku disuruh mencarinya!” Key menunjuk Seulrin dengan dagunya.
Seulrin masih duduk di tempat tidur UKS. Ia tak beranjak sedikitpun walaupun ia sudah tahu maksud Key. “Ya! Apa kau tak mendengar ucapanku?” Key mengalihkan pandangannya pada Seulrin. “ayo cepat kembali ke kelas!” katanya lagi seraya menarik tangan Seulrin. “Ya! Apa sih sebenarnya maumu?” Tanya Key kesal karena Seulrin tidak beranjak dari tempatnya duduk. “bukan urusanmu!” jawab Seulrin ketus dan berlari keluar UKS. “Seulrin!” teriak Key mulai berlari mengejar Seulrin. Tapi, belum sempat ia melangkahkan kakinya, langkahnya terhenti ketika Taeyeon menarik tangannya. Key menatap kakak semata wayangnya itu tapi, Taeyeon tak berkata sepatah katapun. Ia hanya menggelengkan kepalanya. “Noona? Apa noona tahu sesuatu?” Tanya Key bingung dengan sikap kakaknya itu. “hm… mungkin bisa dibilang begitu” jawab Taeyeon singkat. “kalau begitu ayo ceritakan padaku Noona” kali ini Key menarik tangan Taeyeon dan mengajaknya duduk di kasur UKS. Ia penasaran akan rahasia yang disimpan kakaknya itu. Rahasia tentang masa lalu suram yang dialami Seulrin. “baiklah, sebenarnya…”


*Tbc*


sok atuh dicomment.... 

NO SILENT READER