Tampilkan postingan dengan label Leeteuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Leeteuk. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Maret 2012

[TEASER] The Camera Part 3

Akhirnya, setelah menimbang-nimbang. Aku mutusin buat mosting teaser buat ff The Camera yang kayaknya udah setengah tahun lebih gak update... :3 yah, sekalian aja tanda sorry buat yang masih setia nungggu ni ff... 
Oke!!! semuanya merapat~ udah mau dimulai nih~

Kamis, 21 Juli 2011

The Camera Part 2

Annyeong~ ^^


The Camera


Cast

Kim Taeyeon – SNSD

Park Jungsoo (Leeteuk) – Super Junior

Kim Hyoyeon – SNSD

 Kim Heechul – Super Junior

Genre: Whatever You Say 

Rating: PG-13

Length: ?
Disclaimer: All casts isn't mine, but the story is mine

Kamis, 07 Juli 2011

The Camera Part 1

Annyeong haseyo~
Akhirnya ku mutusin buat publish FF juga :D Kalo ceritanya aneh ato gaje, ya biarin aja ya^^ *apaan sih?*
yang baca, yang liat, yang numpang lewat, semuanya wajib komen!!



The Camera


Cast

Kim Taeyeon – SNSD

Park Jungsoo (Leeteuk) – Super Junior

Kim Hyoyeon – SNSD

 Kim Heechul – Super Junior

Genre: Whatever You Say

Rating: PG-13

Length: ?

Disclaimer: All casts isn't mine, but the story is mine
               
         

Minggu, 16 Januari 2011

FF Oneshot: Shining Star

Annyeong readers setiaku!!!!!!!!!! 
*readers: hah??? setia??? adanya mah seketek!*
gak terasa author dah 4 bulan hiatus...
ckckck...
oke daripada kelamaan mending langsung baca dah!
Cekidot! 

Shining star

Cast:
Park Jung Soo -Leeteuk- Super Junior
Kim Taeyeon SNSD
Sunny SNSD
Park Soo Yun *author juga pengen eksis*
Genre: romace *?*
Rating: PG-13
Length: Oneshot
Disclaimer: All casts isn't mine, but the story is mine

Rabu, 06 Oktober 2010

FF ONESHOOT: 30 MINUTES

Annyeong!!!
Onniedeul, Oppadeul, Dongsengdeul, cingudeul!!!!!!!!!
Akhirnya setelah semedi selama 1 minggu lebih di depan komputer akhirnya author kembali juga dengan ff baru!!!
Ni ff author buat karena author lagi tergila-gila ama TaeTeuk Couple!
Jadi, kalo ada yang ngga suka ama castnya, anggap aja cast cwek/cwoknya adalah kalian!
ok?


Chek it out!

30 MINUTES
Cast:
Kim Taeyeon SNSD
Park Jung Soo Super Junior

Min Sunye Wonder Girls
Yesung Super Junior
Author : Selly a.k.a Song Seul Rin
Length : One Shoot
Genre : Romantic


                Taeyeon duduk di bangku belakang sekolahnya. Ia menatap danau yang berkilauan tertempa sinar matahari. Ia hanya duduk sambil memegangi bekalnya yang ia bawa dari rumah.
SRAAK… SRAAK SRAAK...
                Taeyeon menoleh kearah semak-semak dibelakangnya tempat suara itu berasal. “siapa disana?” Taeyeon bertanya kearah semak-semak itu. “…” Tapi tak ada jawaban. Merasa tak ada jawaban ia kembali melihat kearah danau.
SRAAK SRAAK SRAAK…
                Suara itu terdengar lagi dan dengan cepat Taeyeon menoleh kearah semak-semak itu lagi. Tiba-tiba mata Taeyeon terbelalak saat melihat seseorang keluar dari semak-semak itu.
“Euuh… sudah lama aku tidak kesini…”
Seorang pria berdiri sambil meregangkan kedua tangannya. Taeyeon yang melihat itu langsung membalikkan kepalanya, ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.
                Omo… kenapa dia ada disini? Bukannya tak pernah ada orang yang datang kesini? Lagipula kenapa orang itu yang datang? Kenapa yang datang harus Park Jung Soo? Kenapa harus seorang idola sekolah yang harus datang kesini? Gumam Taeyeon dalam hati. Jantungnya berdetak dengan kencang.
“hm? Hei, apa yang kau lakukan disini?” Tanya orang yang bernama Park Jung Soo itu, atau yang lebih dikenal dengan dengan Leeteuk.
“a… ani, sunbae…” jawab Taeyeon tanpa menatap wajah Leeteuk, kakak kelasnya. Ia hanya membuka kotak bekalnya.
                Baru saja Taeyeon memasukkan sepotong telur gulung kedalam mulutnya, tiba-tiba…
“wah… kau bawa telur gulung ya?” terdengar suara Leeteuk yang agak kuat. ”hm, sudah lama aku tidak makan telur gulung”katanya lagi sebelum Taeyeon sempat menjawab pertanyaannya. Leeteuk terus menatap kotak bekal yang ada di tangan Taeyeon.
“mau?” Tanya Taeyeon pelan karena merasa bekalnya terus dilihat oleh Leeteuk. Tentu saja dengan menyodorkannya. “mwo? Lalu kau?” Tanya Leeteuk heran. “aku tidak lapar” Taeyeon memalingkan wajahnya kearah danau lagi.
“benarkah?” Leeteuk memastikan.
“kalau sunbae tidak mau ya sudah…” Taeyeon menarik kembali tangannya yang memegang kotak bekal. Tapi, baru saja Taeyeon menarik tangannya tiba-tiba tangan Leeteuk langsung memegang tangan Taeyeon. “aku mau kok” kata Leeteuk nyengir yang berhasil mengeluarkan lesung pipinya.

“aupua uinui buatuanmu?” Tanya Leeteuk dengan mulut yang penuh, mungkin kalau diartikan jadi –apa ini buatanmu?–
“ne, sunbae. Kenapa? Apa tidak enak?” Tanya Taeyeon hati-hati. “Tuiduak kwok, uinui uenuak” jawab Leeteuk masih dengan mulut yang penuh. Taeyeon yang melihat itu hanya bersemu merah dan memalingkan wajahnya dari arah Leeteuk.
“besok bawakan aku bekal lagi ya!” kata Leeteuk lagi seraya tersenyum manis kearah Taeyeon, manis semanis-manisnya. Mungkin itu yang membuatnya jadi idola sekolah. *Oppa narsis ah…*
                Deg! Ya ampun… kenapa ini? Jantungku… batin Taeyeon dalam hati sambil memegang dadanya.
“makananmu enak, aku suka. Gomawo…” Leeteuk kembali tersenyum sambil melangkah kembali kegedung sekolah. “Ya Tuhan… kumohon jangan bilang kalau aku… aku… aku telah menyukainya…” Taeyeon bergumam sendiri sambil terus memegangi dadanya.
~~***~~
“TAEYEON!!!” terdengar suara yang sangat nyaring dari koridor sekolah. Taeyeon langsung melihat kearah asal suara. Ia tahu betul suara siapa itu. “kau tidak perlu berteriak seperti itu, Sunye!” kata Taeyeon kepada sahabat karibnya itu. “kemana saja kau kemarin? Kau tahu gara-gara kau bersembunyi saat istirahat Yesung selalu mengikutiku tahu!” Sunye langsung menghujamkan berbagai kata kearah Taeyeon. “lalu, apa hubungannya denganku?” Tanya Taeyeon polos. “Kim Taeyeon! Apa kau sudah pikun? Apa kau lupa dengan penggemarmu sendiri?” Tanya Sunye dengan mata yang melotot. “aku ingat kok. Tapi, yang aku Tanya apa hubungannya denganku, bukan soal siapa dia” Taeyeon menunjukkan wajah aegyonya. “Taeng, Yesung mengikutiku karena dia ingin ketemu denganmu. Dia pikir kau bersembunyi da…”
“ah! Aku harus segera pergi” potong Taeyeon cepat saat melihat kearah jam jam.
“Hah?” Sunye hanya melongo mendengarnya. “ ah, dan satu lagi. Tolong urusi dia ya!” ucap Taeyeon seraya menunjuk orang yang berada di ujung koridor dan mulai berlari kecil meninggalkan sahabatnya itu. “Taeng! Jangan buat aku berurusan dengannya lagi…” kata Sunye pasrah saat melihat Yesung berdiri di ujung koridor.
~~***~~
“Chukaeyo!”
Taeyeon mendengar suara orang yang kemarin bertemu dengannya di belakang sekolah saat ia menuruni tangga lantai dua. Dengan pelan ia memberanikan diri untuk melihat keasal suara, kesebuah ruang kelas yang sepi.
“Huwaa! Gomawo, oppa!” teriak seorang gadis sambil memeluk tubuh pria itu erat. Sedangkan pria itu hanya tersenyum dan membalas pelukan itu.
                Hei… siapa gadis itu? Kenapa mereka begitu mesra? Lho… kenapa ini? Kenapa aku… Taeyeon membatin dalam hati saat sadar setetes air bening membasahi kedua pipinya. Ia memegang dadanya, ia merasa sesak dibagian dada.
PRAAK!! 
~~***~~
PRAAK!!
Leeteuk melepaskan pelukannya pada Gyuri. “Oppa? Wae?” Tanya Gyuri saat merasakan tangan Leeteuk melepaskannya. “ani… sepertinya ada oaring diluar” Leeteuk berjalan menuju ambang pintu ruangan itu. Ia tak melihat siapa-siapa tapi, ia hanya melihat serakan telur gulung di depan pintu. “ini…” Leeteuk bergumam sendiri dan mulai merapikan telur gulung tersebut.. “oppa, wae? Kenapa Oppa memunguti itu? Itukan sudah kotor…” Tanya Gyuri seraya menunjuk telur gulung yang sedang dirapikan Leeteuk ke tempatnya. “Ini bukan telur gulung biasa, Gyuri”
~~***~~
                Taeyeon terduduk dibangku belakang sekolah. Ia sibuk mengusap-ngusap matanya yang dibanjiri air matanya sendiri.
Kenapa ini? Kenapa air mataku tidak bisa berhenti? Tanya Taeyeon dalam hati. Ia masih sibuk mengusap kedua matanya yang sudah mulai memerah.
“ada apa Kim Taeyeon? Kenapa kau menangis? Dia bukan siapa-siapamu! Dia hanya kakak kelasmu! Bahkan, kau dan dia tak ada hubungan apa-apa. Jadi, untuk apa kau menangis Kim Tae…” Taeyeon menggantung perkataannya, entah mengapa ia tak dapat melanjutkan ucapannya. Yang ada malah air matanya semakin banyak membasahi kedua pipinya.
“Ya! Kenapa kau membuang makanan seenak ini?”
Seseorang mengagetkan Taeyeon dengan menunjukkan kotak bekal yang dijatuhkannya tadi. Dengan sontak Taeyeon langsung menatap orang itu, dan dengan cepat pula ia langsung memalingkan wajahnya dari pria itu. Ia segera mengelap air matanya yang membasahi kedua pipinya. “bukan, bukan aku” jawab Taeyeon tanpa menatap Leeteuk sedikit pun. Ia berusaha menyembunyikan raut wajahnya. “Benarkah? Lalu kenapa aku bisa membaca namamu disini?”
“m, mwo? Memangnya sunbae tahu namaku?” Tanya Taeyeon ragu-ragu.
“hm, memangnya apa gunanya aku selalu memperhatikanmu dari atap sekolah?” jawab Leeteuk. “mwo? Sunbae selalu memperhatikanku??” Tanya Taeyeon kaget. “a, a, maksudku apa gunanya ada name tag di baju?” jawab Leeteuk gagap. Taeyeon hanya menunduk mendengarnya, malu.
“ya! Kenapa kau membuang makanan ini? Inikan enak!” Tanya Leeteuk lagi sambil memasukkan sepotong telur gulung kemulutnya.*ih… Oppa jorok, udah jatuh masih dimakan aja! Laper apa rakus?*
“eh… itukan sudah jatuh, kenapa sunbae memakannya?” Taeyeon langsung mengambil kotak bekal yang dipegang Leeteuk. “mubasir kalau dibuang. Lagipula ini enak!” jawab Leeteuk sambil mengambil kembali kotak bekal itu dan memasukkan sepotong telur gulung lagi. Taeyeon hanya melihat Leeteuk, dadanya masih terasa sesak saat mengingat hal yang ia lihat tadi. Saat Leeteuk berpelukkan dengan salah seorang teman sekelas Taeyeon, Park Gyuri.
“apa kau melihat yang tadi?” Tanya Leeteuk pelan.
“mwo?”
“saat aku berpelukkan dengan Gyuri” kata Leeteuk lagi. “o, itu, aku, aku…” Taeyeon tak tahu harus menjawab apa. “hahahaha… kau cemburu ya?” goda Leeteuk sambil menatap Taeyeon. “tidak… hanya saja aku merasakan sesuatu yang aneh di dadaku, rasanya sesak” jawab Taeyeon seraya memegang dadanya.
“hha… kau tahu kenapa itu?” goda Leeteuk lagi. Taeyeon hanya menggelengkan kepalang pelan. “Itu tandanya kau ME-NYU-KAI-KU” kata Leeteuk lagi seraya mendongakkan wajah Taeyeon. *Oppa genit ah* “mwo? Aku…”
“Hahahahaha… kenapa wajahmu begitu? Aku menyukai wajah bodohmu itu, Kim Taeyeon” Leeteuk tertawa sambil memegangi wajah Taeyeon dengan kedua tangannya. Wajah Taeyeon langsung memerah saat mendengar pengakuan Leeteuk.
“eh… maksudku…” Leeteuk tersentak saat sadar apa yang ia katakan. “heuh… kalau sudah begini baiklah!’ Leeteuk langsung berdiri di depan Taeyeon.
“Kim Taeyeon, aku, ehm… bagaimana ya mengatakannya?” Leeteuk menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Kim Taeyeon, maukah kau menjadi kekasih Park Jung Soo?” Tanya Leeteuk langsung to the point.
“…” Taeyeon hanya terpaku mendengar ucapan Leeteuk.  “kalau kau tidak mau, tidak apa-apa kok” Leeteuk tersenyum getir. “bukan itu maksudku…” Taeyeon langsung menggelengkan kepalanya. “lalu, apa jawabanmu?” Tanya Leeteuk hati-hati. Taeyeon tampak berpikir sejenak dan ia menganggukkan kepalanya pelan. “Benarkah?” Tanya Leeteuk lagi sambil mengembangkan senyumannya. “ne, sunbae”
Leeteuk langsung memeluk Taeyeon yang masih duduk di bangku itu. “saranghae…” bisik Leeteuk tepat ditelinga Taeyeon. Taeyeon yang mendengarnya hanya mengembangkan sebuah senyum tipis dan menggangguk didalam pelukan Leeteuk. “Lalu, apa hubunganmu dengan Gyuri?” Tanya Taeyeon lagi. Ia ingin memastikan hubungan Leeteuk dan Gyuri agar ia tak akan menyesal dengan pilihannya nanti.
“kau masih memikirkannya ya? Dia adik sepupuku , jadi tenang saja aku tak akan memiliki hubungan special dengannya, Kim Taeyeon” Leeteuk melepaskan pelukannya dari Taeyeon dan menatap dalam mata Taeyeon. Ia berusaha membuat Taeyeon percaya akan perkataannya. “aku percaya, sun…”
“ya! Jangan panggil aku sunbae lagi, panggil aku Oppa!” kali ini Leeteuk memotong ucapan Taeyeon seraya menempelkan jari telunjuknya di bibir Taeyeon. “hm, ne Oppa” jawab Taeyeon seraya mengembangkan senyum manisnya.
~~***~~
5 tahun kemudian…
“hei, kalian tahu disekolah ini ada mitos, lho!” Kata seorang gadis pada temannya saat berjalan di koridor sekolah. “benarkah? Bagaimana mitosnya?” Tanya gadis yang lain. “yang aku tahu, katanya, kalau kita bertemu dengan orang yang kita sukai di danau belakang sekolah dan ngobrol selama 30 menit, maka kita akan jadian dengan orang yang kita sukai!” jawab gadis pertama tadi. “memangnya sudah ada buktinya?” Tanya gadis yang lain. “katanya ada alumni sekolah kita yang sudah mengalaminya! Kalau tidak salah namanya Park Jung Soo dan Kim Taeyeon. Mereka hanya bertemu satu kali saat jam istirahat siang selama 30 menit saja, dan gosipnya sih, esoknya mereka sudah jadian, lho! Jadi, apa kalian masih tidak percaya?” terang si gadis pertama.
~~*THE END*~~


Nah gimana ceritanya???

NO SILENT READER 
 

Senin, 24 Mei 2010

[MV] Super Junior - Victory Korea




Yeiy!!!!!!!
Akhirnya Victory Korea keluar juga!!!!!!!
yoyoyoyoyo....
keren lho!!
tp, sayang yg ikut cma 5 orang....
>.<

Senin, 12 April 2010

Fanfic Oneshoot: Shindongrella

Cast   :


Shindong as Shindongrella

Heechul as Kakak pertama Shindongrella “Heesica”

Kibum as kakak kedua Shindong

KangIn as Ibu tiri

LeeTeuk as Pangeran

Siwon as Raja

EunHyuk as Prajurit

Sungmin as Peri

Dinghae as tukang pisang goreng

Ryeowook as kakek pedagang/tukang iklan

HanGeng as Dalang

Yesung as Sinden

KyuHyun as Sinden



SHINDONGRELLA
Tek… tek… tek…
“ di suatu lembah yang sunyi, di atas tanah  dan di bawah langit ada sebuah negeri yang tentram tapi tidak damai, yang indah tapi tidak bersih, yang bernama negeri Seoul” Dalang memulai cerita dengan penuh keseriusan. “suatu hari yang cerah, tiba-tiba...” tambah dalang lagi dengan penuh semangat.
“Shindongrella, cepat kemari!! Carikan kutuku!” teriak Heesica dari kamarnya.
“Iya kak, I am kambing! Eh I’m coming kak!!” kata Shindongrella sembari berlari ke kamar Heesica. “Kutunya dimana kak?”
“di rambutku lah! Masa di pantat loe?” teriak Heesica lagi mulai marah dengan keleletan Shindongrella.
“terus yang mana kak??” Tanya Shindongrella.
“Itu tuh yang besar yang loncat-loncat” tunjuk Heesica.
“Shindongrella!!! Ambilkan CD-ku di lemari!”kali ini teriak Kibum dari kamarnya.
“CD yang mana kak??”
“itu tuh CD yang ada di ada lobangnya di tengah!”
“tunggu ya kak!”
Tak berapa lama kemudian Shindongrella telah tiba di kamar Kibum…
“Ini kak” Shindong memberikan CD itu pada Kibum
“Bukan CD yang ini dodol! Maksud gue Compact Disc bukan CD (Celana Dalam) yang dah lobang yang sering loe pake Peang!” bentak Kibum yang sudah mulai kesal pada Shindongrella yang lelet dan bego.
Tet… teret… tetet… *anggap aja kayak di pilm-pilm jagoan gitu*
“Stop!!! Jangan ganggu dia!!” teriak Donghae si penjual pisang goreng dari kejauhan yang mencoba membela Shindongrella.
“Beli pisang gorengnya mbak?” kata Donghae lagi menawarkan pisang gorengnya.
“eh… eh… yang itu ngapain lu masuk-masuk situ?? Baca dong naskahnya!” teriak HanGeng dari tempatnya yang bertugas sebagai dalang.
“ia dalang…” jawab Donghae dengan keputusasaan karena perannya udah abis sampe di situ di tambah lagi dagangannya yang ga laku di jual.
Tek.. tek.. tek.. tek…
“yah begitulah kehidupan Shindongrella setiap hari. Ia selalu di marahi oleh kedua kakak tirinya yang jahat dan malas. Lalu, sementara itu di istana sang raja sedang memberi titah pada putra semata wayangnya dan prajuritnya… yak, balik ke TKP!” kata HanGeng mulai menceritakan lagi dengan gaya ala Parto dari OVJ.
“Uhuk.. Uhuk… Putraku yang terkasih  dalam Yesus Kristus,  pertama-tama…” belum sempat Raja Siwon melanjutkan kata-katanya…
“STOP!!! Kau mencuri hatiku…” nyanyi Eunhyuk yang bertugas sebagai prajurit dengan bergoyang ala Inul Daratista.
“Stop.. terlalu…”sambung Raja Siwon dengan gaya Raja dangdut Roma Irama dari negeri seberang.
“Putraku, ibumu mati keselek duren…”
“Slrrp”
“kakekmu mati digigit semut…”
“Slrrp”
“pamanmu mati diisep  buaya…”
“Slrrp”
“woi.. Hyuk! Apaan tuh slrrp.. slrrp??” Tanya Hangeng.
“bikin latar suaranya, Lang! supaya kentara lagi scene yang sedih-sedih gitu!” jawab EunHyuk santai.
“ow… okelah kalo begitu! Lanjut dah ke TKP!”
“dan… nenekmu mati… mati…”
“mati kenapa Ayah?” Tanya Leeteuk mulai membuka suaranya.
“mati karena udah tua peang!” jawab raja Siwon. “anakku, ayahanda ingin mewariskan kerajaan ini padamu tapi, dengan satu syarat! Kamu harus menikah!” lanjut Raja Siwon dengan penuh charisma.
“apa?? Menikah?? Saya suka meremas-remas…” kata pangeran Leeteuk dengan penuh semangat. “spoonsnya..” lanjut Leeteuk karena merasa ditatap tajam oleh para pemain yang lain.
“Putraku, ayah akan mengundang seluruh wanita dan juga waria dari negeri ini untuk menghadiri pesta di istana in.” lanjut sang raja. “untuk apa ayahanda??” Tanya pengeran Leeteuk dengan penuh tanda tanya. “Untuk nyari istrimu singkong! Masa mau nyari mama baru sih! Sekarang pergilah bersama prejurit untuk menyebarkan udangan!” kali ini raja Siwon memberi titahnya dengan penuh semangat 45.
Tek… tek… tek…
“akhirnye pangeren beserte dengen prajuritnye pergi untuk menyebarken undangen, den akhirnye sampaileh mereke di rumeh Shindongrelle. Balik ke KTP! Eh…maksud saye TKP!!!”dalang HanGeng pun melanjutkan ceritanya. Sebenarnya si HanGeng  pengen ngikutin gayanya si Parto dari OVJ lagi tapi, karena ga becus ngikutinnya gaya bicara Hangeng sekarang jadi aneh gitu!
“Permisi!! Spada!!! Apa ada orang???” teriak EunHyuk sang prajurit dari depan pintu rumah Shindongrella.
“pa..pa..pa..pangeran kodok??” kaget KangIn sang ibu tiri Shindongrella.
“pangeran kodok pala loe peang! Gue ini kan pangeran Leeteuk! Pangeran tertampan di negeri ini, hanya satu di dunia, tak ada yang dapat menggatikan, dan pewaris…”
“STOOOP!!!” teriak Hangeng lagi dari tempatnya yang berhasil menghentikan ucapan Leeteuk yang panjang lebar terus ngomongnya pake speedy kayak internet di rumah author. “Replay…” sambung Hangeng.
“Pa..pa..pa..pangeran?? ah.. ayo silakan masuk! Ada perlu apa pangeran kesini?” Tanya KangIn.
“saya akan mengundang semua wanita dan waria ke istana. Prajurit, bacakan undangannya!!” jawab pangeran Leeteuk dengan wibawa.
“Pengumuman! 1kg beras, 1 ekor ayam, 5kg cabe, 3kg..”
“woi! Salah baca loe!! Itu mah daftar belanjaan gue” potong pangeran Leeteuk.
“Oh iya ya…” prajurit EunHyuk menggaruk kepalanya dengan gaya hansip paling terkenal di negeri tetangga yang bernama Muklis. “Pengumuman!! Pada malam ini pangeran mengundang seluruh wanita dan waria di negeri ini untuk mengahadiri pesta dansa di istana..” kali ini prajurit EunHyuk membaca naskah pengumuman yang benar.
“wauw… pangeran pasti bakal milih aku jadi istrinya..” gumam Heesica.
“ngga!! Pangeran Leeteuk pasti bakal milih aku!!” kali ini Kibum yang buka mulut.
Tek..tek..tek..
“ternyata Shindongrella mendengar pengumuman yang di bacakan oleh prajurit. Saat ia bertanya pada ibu tirinya apakah ia boleh pergi, ternyata sang ibu tiri melarangnya. Ia malah di suruh nangkepin tikus di got, nyari belalang di kuburan, dan bersihin rumah tetangga. Ketika ibu tiri dan kedua kakak tiri Shindongrella telah pergi, Shindongrella hanya menangis di kamar. Tiba-tiba.. bumi gonjang-ganjing dan datanglah seorang peri yang sangat jelek…
“wahai Shindongrella… apakah engkau ingin pergi ke pesta dansa itu??” Tanya Sungmin si peri dengan nada yang kemayu.
“ya peri… aku ingin sekali pergi…”
“Hiks…”
”tapi…”
“Hiks…”
“tapi, aku ga punya baju yang bagus..”
“Hiks…”
 “Woi!!!! Kyu apaan tuh Hiks… Hiks…??”Tanya dalang Hangeng bingung dengan tingkah salah satu sindennya.
“aku terharu Lang liat adegan si Shindongrella nangis..” jawab Kyuhyun sambil ngelap ingusnya yang keluar dari tadi.
“kenapa elo pake ikutan nangis??? Gue kan jadi pengen nangis juga… hek… hek… hek…”balas Hangeng mulai nangis. “Ya!!! Lanjut ke TKP!” lanjut dalang Hangeng tambah mewek.
“Oh anak yang malang.. tenanglah, kau pasti bias pergi kepesta itu” lanjut peri Sungmin
“Bener nih???” potong Shindongrella.
“Ya eyalah! Masa ya iya dong??? Duren aja dibelah bukan dibedong!!!”jawab peri Sungmin dengan gaya ala Tika Panggabean. Itu tuh membernya Project Pop!!! Grup yang lagi terkenal di negeri Seoul. “Dengan ilmu sihir  yang aku miliki kau pasti bias pergi ke pesta dansa itu!!” lanjut peri Sungmin dengan gagah berani.
“bagaimana caranya??” Tanya Shindong lagi.
“Ih!!! Banyak Tanya banget sih!!!!” gerutu Sungmin mulai kesal dengan kebodohan Shindongrella. “hm.. kau hanya perlu menyiapkan sebuah CD (Celana Dalam) bekas yang sudah compang-camping dan robeng. Tapi ingat!! Harus berwarna pink!!” lanjut peri Sungmin.
“Tunggu sebentar peri… CDnya akan segera kuambil!” jawab Shindongrella penuh semangat dan mulai berlari yang membuat negeri Seoul mengalami gempa 13,0 sr.
5 menit berlalu… peri Sungmin mulai bosan nunggu.
10 menit berlalu… peri Sungmin sudah mulai mengantuk.
15 menit berlalu… peri Sungmin sudah mulai tertidur.
“Ini CDnya peri!!!”teriak Shindongrella membangunkan peri Sungmin.
”heh… siapa ya???”bingung peri Sungmin masih mengantuk.
“Peri, ini aku Shindongrella! Itu tuh yang tadi peri mo tolong!!” Shindongrella mulai menjelaskan.
“O.. iya iya… saya udah ingat!” jawab peri Sungmin. “okelah kalo begitu!”
“Jumbala jumbala jumbaba… Hohoba ngintip cewek cantik… CD rombeng jadilah bagus” peri Sungmin mulai membaca mantra sihirnya.
Tek..tek..tek..tek...
“Lalu Shindongrella memakai CD itu dan terjadilah sebuah keajaiban…” lanjut dalang Hangeng masih sesegukan ngingat adegan sedih tadi.
“Shindongrella.. ingat!! Kekuatan sihir itu akan hilang pada saat jam 12 malam nanti. Jadi, kamu harus pulang sebelum jam 12…” peri Sungmin mengingatkan Shindongrella yang mulai girang dengan gaun yang di pakainya.
“iya peri!” teriak Shindongrella seraya memeluk peri Sungmin yang kecil.
Tek..tek..tek..tek..
“akhirnya Shindongrella pergi dengan kuda bututnya yang dipinjam dari tetangga sebelah… balik ke TKP!” dalng Hangeng melanjutkan cerita.
“Shindongrella pun tiba dengan CD rombengnya, sepatu kuda hiasi kakinya..

Semua mata melotot akan kedatangannya, pangeran pun jatuh cinta padanya..”
Yesung dan Kyuhyun yang bertugas menjadi sinden mulai menunjukkan keahlian mengolah vocal. Mereka menyanyikan hits dari salah satu grup band yang lagi terkenal yaitu Radja dengan lagu yang berjudul Shindongrella eh… Cinderella.
“wahai putri yang cantik, siapa gerangan namamu?” Tanya pangeran Leeteuk yang terpesona pada Shindongrella saat berpapasan di tengah aula tempat acara berlangsung. *bayangin adegan-adegan di pilm-pilm romantis gitu*
“namaku Shindongrella, pangeran…” jawab Shindongrella malu-malu.
“namamu sangat indah…”puji pangeran Leeteuk.”akhirnya aku menemukan pujaan hatiku” lanjut pangeran Leeteuk masih terpesona dengan kecantikan Shindongrella.
“oh pangeranku… I LOVE YOU!!!”
“Shindongrella… will you marry me??” Tanya pangeran Leeteuk seraya berlutut dan mencium tangan Shindongrella.
Tek..tek..tek..tek…
“tiba-tiba Shindongrella segera berlari menuju WC karena perutnya sakit… Pangeran pun terkejut dan segera mengejar Shindongrella.. lanjut TKP!!” Dalang Hangeng yang sudah mulai mengantuk melanjutkan ceritanya.
“wah… sudah hampir jam 12 nih… aku harus pergi…” gumam Shindongrella dengan terburu-buru pergi meninggalkan WC istana.
Tek..tek..tek..tek…
“Karena sudah terburu-buru pergi akhirnya CD Shindongrella pun tertinggal di WC…”kali ini dalang ngelanjutin cerita sambil cekikikan ngeliat tingkah Shindongrella. “Pangeran pun menemukan CD itu, dan berniat menikah dengan pemilik CD itu. Tapi dengan satu syarat, sang gadis harus menebak apa tulisan yang tertera di CD itu. Dan pada saat itu pangeran langsung mencari Shindongrella. Pangeran yang sudah mulai putus asa pun tiba di rumah terakhir… eh… kedua terakhir…
“Spadaa!!!! Anybody home????” teriak Eunhyuk dari depan pintu.
“uhuk.. uhuk… ada apa anak muda?” Tanya kakek Ryeowook si pedagan dan tukang promosi. “apakah anda ingin kenikmatan dalam hidup in????” lanjut kakek Ryeowook dengan wajah berbinar-binar yang mulai mempromosikan dagangannya.
“pangeran… kayaknya kita slaah rumah dech… ini sih rumah kakek gila bukan rumah cewek-cewek…” bisik prajurit EunHyuk pada pangeran Leeteuk.
“iya…iya… elo sih pake salah masuk rumah!” gerutu pangeran Leeteuk pada EunHyuk.
“ya udah pangeran kita ke rumah terakhir…” kata EunHyuk mengalihkan pembicaraan.
Tek..tek..tek..tek…
Akhirnya  pangeran tiba di rumah terakhir, rumah Shindongrella…” kali ini dalang Hangeng mulai serius dengan cerita.
“apakah engkau pemilik CD ini???” Tanya pangeran Leeteuk pada Shindongrella.
“Iya pangeran…” dengan malu-malu.
“kalo kau memang pemilik CD ini, pasti kau tahu kan tulisan pada CD ini??Kalo begitu sebutkan tulisan yang tertera!” tantang pangeran Leeteuk pada Shindongrella.
“ehm…” Shindongrella berpikir sejenak.
“ah aku tahu! Tulisannya adalah…” Shindongrella menggantung jawabannya. Semua orang yang berada di sana mulai tegang. “I LOVE EMAK” jawab Shindongrella dengan penuh semangat.
“oh… ternyata kau memang pujaan hatiku, Shindongrella!!” teriak pangeran Leeteuk senang. “maukah kau menikah denganku??” Tanya pangeran Leeteuk dengan mata berbinar-binar.
“Hm… ya, pangeran” jawab Shindongrella dengan senang.
Tek..tek..tek..tek..
“Pangeran pun langsung memberikan ciuman mesra pada Shindongrella.” Dalang Hangeng mulai mupeng liat ciumannya Leeteuk ma Shindong yang mesra banget.
“woi! Dalang cepetan donk!!! Penonton pada penasaran nich ma ceritanya!!!” teriak Yesung yang duduk di sebelah dalang.
“oh iya ya… akhirnya mereka berdua pun hidup bahagia selamanya… di sini gunung di sana gunung di tengah tengahnya pulau Jawa. Wayangnya bingung dalangnya juga bingung yang penting bisa ketawa… tetep di Opera Van Suju!!! Ya eee!!!” tutup Hangeng dengan bangga karena untuk pertama kalinya dia bisa jadi dalang padahal dari kecil dia pengen banget jadi dalang tapi gara-gara gak berbakat dia ga pernah di ajak pentas ma kelompok wayangnya, inipun bisa jadi dalang gara-gara dalang yang sebenernya dah di racuni ma Hangeng sampe si dalang yang sebenernya masuk rumah sakit karena BAB terus menerus.

THE END

ok segitu dulu!!!
jangan lupa dikomen!!!

NO SILENT READER